Featured Products

Vestibulum urna ipsum

product

Price: $180

Detail | Add to cart

Aliquam sollicitudin

product

Price: $240

Detail | Add to cart

Pellentesque habitant

product

Price: $120

Detail | Add to cart

METODE PENELITIAN EKSPERIMEN

A. PENDAHULUAN
Pertimbangan dalam memilih metode yang cocok untuk penelitian adalah sebagai berikut:
1. Metode yang akan dipilih disesuaikan dengan data yang akan diperoleh, tujuan, dan masalah yang akan dipecahkan.
2. Pertimbangan efisien yaitu memperhatikan dengan keterbatasan biaya, tenaga, waktu, dan kemampuan.
Dengan demikian metode penelitian yang baik adalah yang efektif dan efisien artinya dapat menghasilkan data yang lengkap dan valid serta dapat dilakukan dengan cepat sehingga dapata menghemat biaya, waktu, dan tenaga.

B. BENTUK DESAIN EKSPERIMEN
Desain eksperimen yang dapat digunakan:
1. Pre Experiment Design
Design ini belum merupakan desing eksperimen yang sesungguhnya karena masih banyak variabel lain yang mempengaruhi variabel dependen. Hal ini terjadi karena tadak ada variabel control dan sample tidak dipilih secara random. Design ini terdiri atas:
a. One Shoot Case Design
Design ini dapat digambarakan sebagai berikut:
X. O
X : Perlakuan
O : Hasil Observasi
Artinya bahwa terdapat sekelompok yang diberi treatmen dan kemudian diobservasi hasilnya.
b. One Group Pre test-Post test
Design ini menggunakan pretest terlebih dahulu pada kelompok yang akan dineri perlakuan. Dengan demikian hasilnya akan lebih akurat karena dapat membangdingkan keadaan sebelum dan sesuadah diberi perlakuan. Design ini dapat digambarakan sebagai berikut:
O1 X O2
O1 : nilai pretest
O2 : nilai postes
Pengaruh perlakuan : O2 - O1
c. Intact Group Comparison
Pada design ini terdapat sekelompok yang dibagi menjadi 2, yang satu dijadikan kelompok eksperimen dan yang satu dijadikan kelompok control.
X O1
O2
Pengaruh : O1 – O2
2. True Experiment Design
3. Dalan design ini peneliti dapat mengontrol variabel luar yang mempengaruhi variabel dependen. Sehingga validitas internalnya tinggi. Ciri desain eksperimen ini adalah adanya kelompok control dan sample dipilih secara random. Ada 2 macam True Experiment Design, yaitu:
a. Posttest only Control Design
R X O1
R O2
Skema di atas dapat dijelaskan sebagai berikut: terdapat sekelompok sample yang dipilih secara acak, sample yang digunakan untuk eksperimen disebut sample eksperimen dan sample yang dipilih sebagai control disebut sample control. Sample eksperimen diberi perlakuan. Dan pengaruh dari perlakuan adalah O2-O1. Kalau terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil kelompok eksperimen dan hasil kelompok control maka perlakuan yang diberikan berpengaruh secara signifikan.
b. Pretest-Posttest control Group Design
RO1 X O2
RO3 O4
Desaign di atas dapat dijelaskan sebagai berikut: sample yang dipilih secara random di bagi menjadi sample eksperimen dan sample control. Masing-masing sample diberi pretest untuk menguji adakah perbedaan antara kelompok eksperimen dengan kelompok sample. Jhasil pretest baik apabila tidak terdapat perbedaan anatara sample eksperimen dan sample control. ika tidak terdapat perbedaan maka sample eksperment diberikan perlakuan. Hasil pengaruh adalah (O2-O1) – (O4-O3)
4. Factorial Design
Merupakan modifikasi dari true experimental design yaitu dengan memperhatikan adanya variable moderator yang mempengaruhi variabel independent yang selanjutnya mempengaruhi variabel dependen. Misalnya jenis kelamin.
RO1 X Y1 O2
RO3 Y1O4
RO5 Y2O6
RO7 X Y2O8

Y1 adalah variabel moderator pertama (perempuan)
Y2 adalah variabel moderator kedua (laki-laki)
Desain di atas dapat dijelaskan sebagai berikut terdapat sekelompok sample yang dipilih secara random. Kemudian diberi pretest. Hasil pretes yang baik jika O1=O3=O5=O7. Kemudian perlakuan diberikan pada kelompok sample O1 dan O7. Hasil perlakuan pada kelompok pertama (perempuan)
(O2-O1) – (O4-O3)
Hasil perlekuan pada kelompok kedua (laki-laki)
(O8-O7) – (O6-O5)
Jika hasil pengaruh antara kelompok yang pertama berbeda dengan kelompok kedua maka penyebab utamanya adalah karena varabel moderator tersebut.
5. Quasi Experiment Design
Merupakan pengembangan dari true Eksperiment design. Hal ini dilakukan karena adanya keadaan yang sulit untuk dilaksanakan. Design ini memiliki control tetapi tidak bisa berfungsi sepenuhnya untuk mengontrol variabel luar. Namun hasilnya lebih baik daripada pre experiment design. Misal dalam perusahaan tidak mungkin sebagian karyawan dilakukan untuk eksperiment dan sebagian lain untuk control. Quasi experiment design terdiri atas:
a. Time Series Design
O1 O2 O3 O4 X O5 O6 O7 O8
Dalam design ini kelompok diberi pretes berulang kali untuk diketahui konsistesinya. Setelah kestabilan diperoleh kemudian diadakan perlakuan. Design ini hanya menggunakan satu kelompok saja sehingga tidak memerlukan kelompok control.
Hasil pretes yang baik jikan O1=O2=O3=O4, dan hasil posttest yang baik jika O5=O6=O7=O8, dan hasil pengaruh dari treatment adalah
(O5+O6+O7+O8) – (O1+O2+O3+O4)
b. Nonequivalent Design
Design ini hampir sama dengan pretest-posttest control group, hanya saja kelompok control maupun kelompok eksperimen tidak dipilih secara random
O1 X O2
O3 O4
Pada desain ini dapat dijelaskan bahwa terdapat dua kelompok yang diberi pretest. Hasil yang baik jika O1=O3. Kemudian kelompok pertama diberi perlakuan. Pengaruh dari perlakuan (O2-O1) – (O4-03)

2 Response to "METODE PENELITIAN EKSPERIMEN"

Linda Haffandi mengatakan...

Bingung..

Dondian mengatakan...

Mohon penjelasan Gan,,, saya punya dua kelompok sample yg berbeda secara karakter kemudian kedua nya saya berikan treatment yang sama (X). kemudian saya ingin melihat hasilnya apakah treatment (X) itu berpengaruh kepada kedua kelompok tsb, dan manakah diantara kedua itu yg mengalami perubahan yg significant ? termasuk kategori yg mana ini gan? apakah masuk kategori b. One Group Pre test-Post test? Trims Gan..

Posting Komentar