Featured Products

Vestibulum urna ipsum

product

Price: $180

Detail | Add to cart

Aliquam sollicitudin

product

Price: $240

Detail | Add to cart

Pellentesque habitant

product

Price: $120

Detail | Add to cart

POPULASI DAN SAMPLE

A. POPULASI
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari subjek dan objek yang memiliki jumlah serta kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan diambil kesimpulanya. Jadi populasi bukan hanya orang melainkan objek benda lain. serta populasi bukan hanya sekedar jumlah saja melainkan karakterisik yang terdapat pada subjek atau objek tersebut.
B. SAMPLE
Sample merupakan bagian dari jumlah dan karekterisitik yang terdapat pada populasi. Jika populasi sangat besar dan peneliti mempunyai keterbatasan sehingga tidak bisa meneliti populasi secara keseluruhan, maka peneliti dapat mengambil sample dari populasi tersebut untuk diteliti. Kesimpulan pada sample akan diberlakukan pada populasi. Oleh karena itu sample harus memiliki sifat representative (mewakili)
C. TEKNIK SAMPLING
Teknik Sampling adalah suatu teknik yang digunakan untuk pengambilan sample. Teknik sampling terdiri atas:
1. Probability Sampling
Teknik sample ini memberikan peluang yang sama terhadap anggota populasi untuk dijadikan sample. Teknik ini terdiri atas:
a. Simple random sampling
Yaitu anggota populasi dipilih secara acak tanpa memperhatikan strata dalam populasi. Cara demikian dilakukan jika populasi dianggap homogeny.
b. Proportionate random sampling
Yaitu teknik pengambilan sample jika populasi memiliki strata dan proporsional.
c. Disproportionate random sampling
Yaitu teknik pengambilan sample jika populasi memiliki strata dan kurang proporsional.
d. Area (cluster) random sampling
Teknik ini digunakan jika populasi sangat luas seperti negara, pulau, provinsi, kabupaten, dsb. Untuk menentukan penduduk mana yang akan dijadikan sumber data, maka pengambilan sampel berdasarkan daerah populasi yang telah ditetapkan. Teknik sample ini menggunakan dua tahap, yaitu tahap pertama menentukan sample daerah dan tahap kedua menentukan orang-orang pada daerah tersebut secara sampling.
2. Non Probability Sampling
Merupakan teknik pengambilan sampling yang tidak memberikan peluang yang sama pada setiap anggota populasi. Teknik ini terdiri atas:
a. Sampling sistematis
Yaitu cara pengambilan sample dengan cara memberi penomoran kepada anggota populasi kemudian memilih sample berdasarkan pada ketentuan tertenti, misalnya nomor ganjil saja, genap saja, atau kelipatan 4, dsb.
b. Sampling kuaota
Yaitu pengambilan sample dari populasi yang memiliki ciri-ciri tertentu sampai jumlah yang telah ditetapkan oleh peneliti.
c. Sampling aksidental
Syaitu teknik pengambikan sample yang bersifat kebetulan, yaitu siapa saja yang bertemu dengan peneliti maka dijadikan sample dengan asumsi bahwa orang tersebut cocok sebagai sumber data.
d. Purposive sampling
Teknik pengambilan sampel yang memperhatikan pertimbangan tertentu. Missal ingin meneliti tentang kesehatan makanan, maka yang dijadikan sampel adalah ahli makanan.
e. Sampling jenuh
Adalah teknik pengambilan sample bila seluruh anggota populasi dijadikan sample. Hal ini karena jumlah populasi sangat sedikit, kurang dari 30 orang.
f. Snowball sampling
Yaitu teknik pengambilan sample mula-mula kecil kemudian membesar. Peneliti mengambil satu atau dua sample kemudian sample tersebut menentukan/mengajak teman untuk dijadikan sample, dan seterusnya sampai sample menjadi banyak.